• Waktu Tak Pernah Kembali

    Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Dua kenikmatan yang sering dilupakan oleh kebanyakan manusia adalah kesehatan dan waktu luang [Hr. Bukhori No.5933]

  • Usahakan Waktu Kita Selalu Istiqomah Dijalan Alloh

    Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tempat cemeti di surga itu lebih baik dari dunia dan seisinya, sungguh berpagi-pagi atau sore hari di jalan Allah itu lebih baik daripada dunia seisinya." [Hr. Bukhori No.5936]

  • Kau Isi Apa Waktumu?

    Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah membuat suatu garis lalu beliau bersabda: "Ini adalah cita-citanya, dan ini adalah ajalnya, ketika seseorang seperti itu (dalam cita-citanya), maka datanglah garis yang lebih dekat (yaitu ajalnya)." [Hr.Bukhori No.5939]

Tampilkan postingan dengan label Fiqh Ibadah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fiqh Ibadah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Mei 2011

Etika Tidur dan Bangun

it's an information blog
Penulisnya adalah: Muhammad Yusuf Abu Iram Pada Pukul 20.05

Berintrospeksi diri
(muhasabah) sesaat sebelum tidur. Sangat dianjurkan sekali bagi setiap muslim
bermuhasabah (berintrospeksi diri) sesaat sebelum tidur, mengevaluasi segala
perbuatan yang telah ia lakukan di siang hari. Lalu jika ia dapatkan
perbuatannya baik maka hendaknya memuji kepada Allah Subhanahu wata'ala  dan
jika sebaliknya maka hendaknya segera memohon ampunan-Nya, kembali dan bertobat
kepada-Nya.



Free Template Blogger collection template Distributor jahe Merah Karomah Blog Indahku Goresan Jari Jemariku cafe Gaul Para Salafiyyin

Mari Berwudhu Sesuai Petunjuk Nabi

it's an information blog
Penulisnya adalah: Muhammad Yusuf Abu Iram Pada Pukul 07.24

Shalat Tidak Sah Tanpa Berwudhu

Dari Ibnu ‘Umar –radhiyallahu ‘anhuma-, beliau berkata, “Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تُقْبَلُ صَلاَةٌ بِغَيْرِ طُهُورٍ وَلاَ صَدَقَةٌ مِنْ غُلُولٍ
“Tidak ada shalat kecuali dengan thoharoh. Tidak ada sedekah dari hasil pengkhianatan.”[1]
An Nawawi –rahimahullah- mengatakan, “Hadits ini adalah nash[2] mengenai wajibnya thoharoh untuk shalat. Kaum muslimin telah bersepakat bahwa thoharoh merupakan syarat sah shalat.” [3]
Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تُقْبَلُ صَلاَةُ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ
“Shalat salah seorang di antara kalian tidak akan diterima -ketika masih berhadats- sampai dia berwudhu."[4]



Free Template Blogger collection template Distributor jahe Merah Karomah Blog Indahku Goresan Jari Jemariku cafe Gaul Para Salafiyyin

Selasa, 19 April 2011

Kontroversi Puasa Sunnah Hari sabtu (Bagian 3)

it's an information blog
Penulisnya adalah: Muhammad Yusuf Abu Iram Pada Pukul 10.22

KETIGA : BUSR BIN ABI BUSR AL-MAAZINIY
Diriwayatkan oleh Nasa`iy dalam al-Kubra sebagaimana tercantum dalam Tuhfatul Asyraf (2/96) dan Abu Nu’aim al-Ashbahani dalam Ma’rifatu ash-Shahabah (no. 1199) dari jalan ‘Imran bin Bukkar, dari Abu Taqiy –beliau adalah Abdul Hamid bin Ibrahim, dari Abdullah bin Salim, dari az-Zubaidi, dari al-Fudhail bin Fadholah, dari Khalid bin Ma’dan dari Abdullah bin Busr dari ayahnya…
Nasa`iy berkata, “Abu Taqiy ini orangnya dha’if laysa bi syai’in (lemah tidak ada apa-apanya), diperselisihkan riwayatnya terhadap Abdullah bin Busr.”
Syaikh Ali Hasan berkata, “dalam tambahan di Tuhfatul Asyraaf : Ishaq bin Ibrahim bin Zibriq menyertai riwayatnya dari ‘Amru bin al-Harits dari Abdullah bin Salim.”
Aku telah mengetahui riwayat penyerta ini –segala pujian milik Allah-, yaitu :



Free Template Blogger collection template Distributor jahe Merah Karomah Blog Indahku Goresan Jari Jemariku cafe Gaul Para Salafiyyin

Minggu, 17 April 2011

Kontroversi Puasa Sunnah Hari sabtu (Bagian 2)

it's an information blog
Penulisnya adalah: Muhammad Yusuf Abu Iram Pada Pukul 10.30

KEDUA : ASH-SHAMMA’ BINTI BUSR
As-Shamma’ ini diperselisihkan tentangnya.
Ibnu Hajar Berkata dalam at-Tahdzib (12/431) : “Beliau adalah saudari Abdullah bin Busr, adapula yang mengatakan beliau adalah ‘amati (bibi yang memiliki hubungan darah dengan ayah atau saudarinya ayah)-nya dan ada pula yang mengatakan beliau adalah kholati (bibi yang memiliki hubungan darah dengan ibu atau saudarinya ibu)-nya.”
Beliau berkata pula dalam al-Ishabah (12/160) : “Nasa`iy mengeluarkan haditsnya, dan dia meneliti tentang argumentasi perselisihan perawi di dalam sanadnya. Beliau pada mayoritas riwayatnya disebut namanya, ash-Shama’, namun pada jalan lain disebut ‘amati-nya (Abdullah), di jalan lain disebutkan kholati-nya (Abdullah), dan di jalan lain tidak disebut namanya.”



Free Template Blogger collection template Distributor jahe Merah Karomah Blog Indahku Goresan Jari Jemariku cafe Gaul Para Salafiyyin

Kamis, 14 April 2011

Kontroversi Puasa Sunnah Hari sabtu

it's an information blog
Penulisnya adalah: Muhammad Yusuf Abu Iram Pada Pukul 10.00

Posting ini Insya Alloh akan saya Up-load secara berseri .. 

 

PENDAHULUAN

Muharam telah tiba, bulan yang Allah Tabaroka wa Ta’ala mengaitkan nama-Nya yang tinggi pada bulan ini, bulan yang di dalamnya nabi yang mulia ‘alaihi Sholaatu wa Salaam mengatakan sebagai bulan paling afdhol untuk berpuasa setelah ramadhan. Dari Abu Hurairoh, Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Sallam : ”Seutama-utama puasa setelah ramadhan adalah bulan Allah Muharam, dan seutama-utama sholat setelah sholat fardhu adalah sholat malam.” (Hadits Shahih : Shahih Abu Dawud : 2122; Shahih Muslim : (II/821/1163); Sunan Abu Dawud (V/82/2412) – Aunul Ma’bud; Sunan Nasa’i (III/206) dan Sunan Turmudzi (I/274/436). Lihat Takhrijnya di dalam al-Wajiz fi Fiqhis Sunnah hal. 200).



Free Template Blogger collection template Distributor jahe Merah Karomah Blog Indahku Goresan Jari Jemariku cafe Gaul Para Salafiyyin

Minggu, 13 Maret 2011

Keutamaan Shalat Isyroq

it's an information blog
Penulisnya adalah: Muhammad Yusuf Abu Iram Pada Pukul 01.10

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
« مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِى جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ »
“Barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, kemudian dia duduk – dalam riwayat lain: dia menetap di mesjid[1] – untuk berzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian dia shalat dua rakaat, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala haji dan umrah, sempurna sempurna sempurna“[2].
Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan duduk menetap di tempat shalat, setelah shalat shubuh berjamaah, untuk berzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian melakukan shalat dua rakaat[3].



Free Template Blogger collection template Distributor jahe Merah Karomah Blog Indahku Goresan Jari Jemariku cafe Gaul Para Salafiyyin
Jika anda menghendaki tukaran link / banner/follow silahkan anda simpan linknya di Buku Tamu Kami. Diberdayakan oleh Blogger.